vibration meter

Beberapa Metode Pengukuran Pada Vibration Meter

Alat Industri Berita Industri

Vibration meter atau alat pengukur pada getaran adalah sebuah alat pengukuran yang diciptakan untuk melakukan penganalisaan serta melakukan pengukuran pada getaran dengan mengguanakan perangkar elektronik yang sudah disediakan, perangkat ini dapat melakukan pengukuran pada getaran dengan mengguanakan perangkat elektronik yang dapat memproses sinyal yang terdapat pada getaran.

Dengan alat ini dapat dilakukan pengukuran dengan cara yang sederhana, alat ini akan menghasilkan sinyal tegangan pada getaran mesin yang sedang dinyalakan. Setelah itu siyal tegangan ini akan dilakukan pemindahan menuju ke perangkat yang sebelumnya sudah disiapkan, namun hasil akhir dari pengukuran dengan alat ini tidak akan ditampilkan dalam bentuk volt.

alat vibration meter ini mampu melakukan proses sinyal pada tegangan serta akan menampilkan nilai pada getaran, seperti akselerasi dan juga kecepatan. Masih banyak dari para pengguna alat ini menanyakan tentang arti dari hasil akhir yang ditampilkan pada alat, apakah nilai tersebut baik atau buruk? Atau mereka akan menanyakan batasan yang harus dilakukan pada saat dilakukannya pengukuran.

Nilai Batasa Pada Getaran

Pada getaran, ada beberapa nilai yang dapat kita anggap sebagai nilai yang akan mengindikasikan kondisi mesin pada saat dilakukan pengukuran, seperti memburuknya kondisi pada mesin. Kita juga dapat melakukan pengaturan pada batasan tersebut dengan beberapa pengalaman yang kita punya di dalam bidang per-mesinan.

Getaran pada Frekuensi Rendah

Pengukuran yang dilakukan pada getaran akan ditetapkan dalam mm per-second atau inch per-second. Jika anda akan bertanya bagaimana kita dapat melakukan pengukuran pada kecepatan dengan menggunakan sensor akselerasi? Anda dapat melakukan pengukuran pada nilai akselerasi, akan tetapi penganalisaan pada pengukuran dapat berubah menjadi nilai pada kecepatan. untuk rentang frekuensi yang paling umum pada pengukuran ini adalah 10 hingga 1000 Hz, rentang ini akan ditetapkan pada standar ISO 10816-3. Beberapa standar ini akan memperhitungkan ukuran pada mesin serta pada pondasinya.

Pengukuran pada Kecepatan

Jika kita akan melakukan pemantauan pada getaran mekanis atau yang terkait dengan kecepatan pada poros dari mesin, kita akan menggunakan pengukuran Overall Velocity Measurement pada mm/s kisaran 10-1000 Hz. Kita dapat menyebut pengukuran ini sebagai sebuah niali statis, hal tersebut dikarenakan pengukuran ini hanya diwakili dengan 1 angka. Dengan menggunakan beberapa perangkat yang disediakan, kita dapat melihat tren niali pada waktu yang cepat serta dapat melihat perkembangannya.

Anda dapat menemukan vibration meter pada website Testing Indonesia, dengan kualitas yang terjamin serta dengan harga yang bersahabat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *