Pengukuran Pada Ultrasonic Pulse Velocity Test

Alat Industri

Pengujian yang dilakukan dengan menggunakan Ultrasonic pulse velocity test merupakan suatu prinsip yang dilakukan guna untuk mengetahui kualitas pada sebuah beton dengan menggunakan kecepatan pada pulse elektronik. Prinsip dasar dari pengujian ini adalah dengan menggunakan suatu metode yang mana metode ini akan melakukan pengukuran pada pulse yang melakukan perjalanan dengan melewati beton yang sedang dilakukan pengujian. Pengujian ini dapat dilakukan dengan cepat apabila beton yang dilakukan pengukuran memiliki kualitas diatas standar, kualitas yang kita sebut disini adalah kepadatan dari beton tersebut.

Beberapa prosedur yang akan dilakukan ketika menggunakan alat Ultrasonic Pulse Velocity Test:

  1. Persiapan yang dilakukan pada saat melakukan pengukuran dengan alat ini diantaranya dengan cara menyalakan meteran yang berbentuk ‘V’, dan setelah itu kita akan menghubungkan transduser menuju pada sebuah tanda dengan tulisan “TRAN” serta “REC”. Meteran ‘V’ itu sendiri dapat dilakukan pengaplikasian dengan menggunakan baterai internal, baterai external serta juga dapat digunakan dengan menggunakan saluran pada AC.
  2. Petunjuk yang terdapat pada alat seperti penetapan alat yang sudah disediakan, hal tersebut dapat berguna untuk melakukan pemeriksaan pada sebuah instrument.
  3. Adapun pada jarak penggunaannya, alat ini memiliki akurasi maksimum pada alat, hal ini tentu sangat direkomendasikan pada pemilihan rentang 0,1 mikrodetik untuk panjang 400 meter pada alur.
  4. Pulse velocity : setelah selesai dilakukannya penentuan pada titik pengujian, maka setelah itu akan idkkukan pengukuran pada panjang lintasan ‘L’ dengan sangat hati hati. Setelah itu akan permukaan transduser akan diolesi dengan couplant dengan cara menekannya pada permukaan material. Pada saat berlangsung nya pengujian, jangan pindahkan ataupun mengangkatnya, karena hal tersebut dapat menghasilkan sinyal ‘noise’ yang mana dapat menyebabkan kesalahan fatal pada saat dilakukannya pengukuran. Lalu setelah itu akan dilanjutkan dengan menaruh transduser pada permukaan sebuah material hingga hasil pada pembacaan muncul pada layar, hasil dari pengukuran tersebut merupakan pengukuran waktu tempuh pulse ultrasonic dalam jarak ‘L’.

Pulse Velocity = Panjang Alur / Waktu Kecepatan

Untuk pemisahan pada waktu tempuh yang dihasilkan pada transduser sangat dianjurkan, hal ini berujuan untuk melakukan pencegahan ketika bertemunya 2 transduser ketika dilakukannya sebuah pengujian. Jika tidak dilakukan pemisahan, kemungkinan besar kabel penerima akan melakukan pengambilan sinyal pada sinyal yang sama sekali tidak berhubungan dengan pengukuran, ini dapat menjadi penyebab utama kesalahan pada tampilan waktu transitnya.

Hasil Pengukuran

Di dalam pengukuran dengan menggunakan ultrasonic pulse velocity test, kualitas beton yang dihasilkan tentu akan beragam, hal tersebut juga tergantung jika ada atau tidaknya kecacatan pada beton tersebut. Beton yang sama sekali tidak memiliki kecacatan didalam nya, maka pengukuran-nya akan lebih cenderung lebih cepat. Serta kita juga dapat melakukan pemisahan pada niali beton berdasarkan kualitas beton dalam hal struktur yang sudah dihasilkan pulse elektronik.

Sumber : testingindonesia.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *